Puisi merupakan suatu karya sastra yang dikemas sarat akan makna. Dalam puisi biasanya terdapat lirik, bait, rima, dan irama.
Kita semua tentu
saja tidak asing lagi 'kan dengan puisi? Apalagi dari zaman sekolah dasar, kita
pasti disuguhi puisi-puisi mini yang ada di pelajaran Bahasa Indonesia yang
bahkan sampai masuk dalam soal ujian. Pasti.
Kalau sudah bicara
puisi, memang sudah pasti membicarakan akan keindahan kata dan makna mendalam
'kan? Itulah kenapa banyak yang bicara mengenai cinta lewat puisi.
Loh,
puisi itu memang identik dengan cinta-cintaan aja, ya?
Enggak lah, Dear. Puisi
bisa mencakup apa saja, kok. Kehidupan, kematian, pembunuhan, percintaan,
persahabatan, dan masih banyak benda di alam semesta yang bisa dipuisikan. Termasuk
kamu. Hehe.
Puisi
harus pakai bahasa puitis, ya?
Enggak juga.
Sebenarnya dalam pembuatan puisi sendiri tidak ada aturan khusus, karena puisi
termasuk jenis sastra baru. Tidak terikat dengan aturan, bukan berarti tak
beraturan 'kan?
Lain lagi kalau si Penulis
memang memikirkan tipografi dalam pembuatan puisi tersebut.
Eh,
apa lagi tuh tipografi?
Tipografi adalah
format suatu puisi. Seperti penggunaan baris, batas tepi kanan-kiri, jenis
huruf, bahkan spasi. Unsur ini akan berpengaruh pada pemaknaan puisi, yang
biasanya hanya si penulis sendirilah yang paham akan makna tersebut.
Akan tetapi, yang
kita bahas kali ini puisi mini saja ya. Untuk pembahasan lebih lanjut masalah
tipografi bisa di lain waktu.
Apa sih enaknya
berpuisi? Kita bisa menyalurkan emosi dan berbagai ekspresi hanya melalui
barisan kata. Akan tetapi, kenapa bagi sebagian orang, berpuisi malah terkesan
menyulitkan, ya? Sebenarnya ada nggak sih langkah untuk memudahkan kita
merangkai kata hingga terbentuklah satu puisi? Jawabannya ADA!
Beberapa tips
membuat puisi ala MinYa!
1.
Tentukan tema yang merujuk pada makna yang akan kamu sampaikan
Kenapa kok gitu?
Karena pembuatan puisi yang sarat akan makna akan mudah tersampaikan jika dari
awal ada tujuannya. Betul?
Misalnya saja, Malam.
2.
Pilih beberapa kata yang merujuk pada tema
Apa yang
berhubungan dengan Malam?
- Sunyi
- Pekat
- Bulan
- Petang
- Bintang
3.
Mulai kembangkan dan susun puisimu sendiri!
Suara
Gadis Tengah Malam
[MinYa]
Malam
terasa sunyi
Tak
ada suara selain deru napasku sendiri
Bahkan
bulan dan bintang pun berjauhan
Seakan
menghardik datangnya petang
Berharap
fajar kan segera datang
Agar
gamang di hati tak kian meradang
Bagaimana? Cukup
mudah 'kan berpuisi? Mau coba berpuisi untuk menuangkan ekspresi sekaligus
meluapkan emosi dengan gayamu sendiri?
Contoh lain bisa
banget lihat di instagram @aroma.kata_ (KLIK)
Di sana, MinYa akan
lebih banyak meluapkan rasa dan kata-kata penuh makna. Hihi.
Selamat Berpuisi!
Pemateri: Nadykeyr